Channel Web Chat menempatkan widget live chat langsung di website Anda, memungkinkan pengunjung memulai percakapan tanpa meninggalkan halaman. Tidak seperti aplikasi messaging yang mengharuskan pelanggan menginstal aplikasi tertentu, Web Chat bekerja di browser manapun -- tanpa download, tanpa buat akun. Pengunjung cukup klik tombol chat, ketik pertanyaan, dan percakapan langsung masuk ke inbox Chatmo bersama pesan dari channel lainnya.

Prasyarat
Sebelum mengatur Web Chat, pastikan Anda memiliki:
- Akun Chatmo aktif dengan akses ke dashboard
- Website tempat Anda bisa menambahkan kode HTML/JavaScript kustom
- (Opsional) AI Agent yang sudah dikonfigurasi di Chatmo jika Anda ingin respons otomatis
Membuat Channel Web Chat
-
Di sidebar Chatmo, klik Channel.
-
Di panel kategori channel di sebelah kiri, pilih Web Chat.
-
Klik untuk menambahkan channel Web Chat baru. Formulir pembuatan muncul dengan field berikut:

| Field | Keterangan |
|---|---|
| Channel Name | Nama untuk mengidentifikasi channel ini secara internal (contoh: "Website Live Chat") |
| Form Active | Toggle untuk mengaktifkan atau menonaktifkan formulir login pra-chat |
| AI Agent | Dropdown dengan pencarian untuk menetapkan AI Agent untuk respons otomatis. Pilih "AI Agent Off" untuk menonaktifkan |
-
Klik Create Channel.
-
Anda akan diarahkan ke halaman detail channel tempat Anda bisa mengonfigurasi tampilan widget, formulir login, dan lainnya.
Anda bisa membuat beberapa channel Web Chat untuk website atau kebutuhan yang berbeda. Setiap channel menghasilkan Widget ID dan kode embed uniknya sendiri.
Halaman Detail Channel
Setelah membuat channel Web Chat, Anda akan masuk ke halaman detail. Halaman ini memiliki empat tab utama: Overview, Builder, Code Installation, dan Settings.

Tab Overview
Tab Overview menampilkan informasi penting tentang channel Web Chat Anda:
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Widget ID | Identifier unik untuk widget Anda (read-only, bisa disalin) |
| Channel Name | Field teks yang bisa diedit -- ubah nama channel kapan saja |
| Channel Status | Toggle untuk mengatur channel sebagai Active atau Inactive |
| Statistics | Metrik percakapan dan pesan untuk channel ini |
| AI Agent | Dropdown dengan pencarian untuk menetapkan atau mengganti AI Agent |
Widget ID adalah penghubung antara kode embed di website Anda dengan inbox Chatmo. Anda bisa menyalinnya langsung dari tab Overview jika perlu mereferensikannya di tempat lain.
Tab Builder (Live Chat Builder)
Tab Builder adalah tempat Anda menyesuaikan tampilan dan perilaku widget chat. Tab ini memiliki tiga sub-tab: Persona, Login Form, dan Room Designer.
Persona
Sub-tab Persona mengontrol identitas yang ditampilkan kepada pengunjung di widget chat.

| Pengaturan | Keterangan |
|---|---|
| Agent Name | Nama yang ditampilkan di header widget chat (contoh: "Chatmo Support") |
| Agent Role | Pilih dari: Sales, Technical, General, Support |
| Agent Photo | Upload gambar kustom atau pilih dari 6 template avatar bawaan |
| Company Logo | Upload logo perusahaan untuk ditampilkan di widget |
Cara mengonfigurasi persona:
- Navigasi ke tab Builder dan pilih sub-tab Persona.
- Masukkan Agent Name yang akan dilihat pengunjung.
- Pilih Agent Role dari dropdown.
- Atur Agent Photo -- upload gambar sendiri atau pilih salah satu dari enam avatar bawaan.
- Upload Company Logo untuk pengenalan brand.
- Simpan perubahan.
Gunakan nama agen yang ramah dan foto asli (atau avatar profesional) daripada membiarkan default. Pengunjung lebih cenderung berinteraksi dengan widget chat yang terasa personal dan terpercaya.
Login Form
Sub-tab Login Form memungkinkan Anda mengonfigurasi formulir pra-chat yang mengumpulkan informasi pengunjung sebelum percakapan dimulai.

Field formulir yang tersedia:
| Field | Status Default | Catatan |
|---|---|---|
| Name | Required | Aktif dan wajib secara default |
| Required | Aktif dan wajib secara default | |
| Phone Number | Optional | Bisa diaktifkan/dinonaktifkan |
| Address | Optional | Bisa diaktifkan/dinonaktifkan |
| Birth Date | Optional | Bisa diaktifkan/dinonaktifkan |
| Occupation | Optional | Bisa diaktifkan/dinonaktifkan |
| Company | Optional | Bisa diaktifkan/dinonaktifkan |
| Website | Optional | Bisa diaktifkan/dinonaktifkan |
| Initial Message | Optional | Memungkinkan pengunjung menjelaskan kebutuhan mereka di awal |
Fitur utama:
- Drag-and-drop reordering -- susun ulang field dalam urutan apapun dengan cara drag
- Toggle on/off -- aktifkan atau nonaktifkan field individual
- Required/optional -- atur setiap field aktif sebagai wajib atau opsional
Pengaturan formulir tambahan:
| Pengaturan | Keterangan |
|---|---|
| Form Enabled | Toggle utama untuk mengaktifkan atau menonaktifkan seluruh formulir login |
| Auto-open Chat | Otomatis membuka widget chat saat pengunjung memuat halaman |
| Sound Notifications | Memutar suara notifikasi saat ada pesan baru masuk |
Cara mengonfigurasi login form:
- Navigasi ke tab Builder dan pilih sub-tab Login Form.
- Aktifkan toggle Form Enabled untuk mengaktifkan formulir pra-chat.
- Aktifkan atau nonaktifkan field individual menggunakan toggle masing-masing.
- Atur setiap field aktif sebagai required atau optional.
- Drag and drop field untuk menyusun ulang sesuai kebutuhan.
- Konfigurasi Auto-open Chat dan Sound Notifications sesuai keinginan.
- Simpan perubahan.
Buat formulir login tetap singkat. Setiap field wajib tambahan menambah hambatan dan mengurangi jumlah pengunjung yang benar-benar memulai percakapan. Name dan Email biasanya sudah cukup -- kumpulkan detail lainnya selama percakapan berlangsung.
Room Designer
Sub-tab Room Designer memberikan kontrol penuh atas tampilan visual jendela widget chat.

Pengaturan warna:
| Pengaturan | Keterangan |
|---|---|
| Header Color | Warna header bar widget chat (color picker) |
| Bubble Color | Warna bubble pesan (color picker) |
| Background Type | Pilih antara warna solid (Color) atau gambar yang diupload (Image) |
| Background Color | Atur warna background area chat (tersedia saat Background Type adalah Color) |
| Background Image | Upload gambar background kustom (tersedia saat Background Type adalah Image) |
Tipografi dan layout:
| Pengaturan | Opsi |
|---|---|
| Font Size | Small, Medium, Large |
| Font Family | Inter, Roboto, Open Sans |
| Widget Position | Bottom-right, Bottom-left, dan posisi lainnya |
| Widget Size | Small, Medium, Large |
Cara menyesuaikan desain ruangan:
- Navigasi ke tab Builder dan pilih sub-tab Room Designer.
- Gunakan color picker untuk mengatur Header Color dan Bubble Color sesuai brand Anda.
- Pilih Background Type -- pilih Color untuk background solid, atau Image untuk mengupload background kustom.
- Atur Font Size dan Font Family untuk keterbacaan yang optimal.
- Pilih Widget Position di website Anda (bottom-right paling umum digunakan).
- Pilih Widget Size yang paling sesuai untuk layout website Anda.
- Simpan perubahan.
Sesuaikan warna widget dengan branding website Anda untuk tampilan yang menyatu. Gunakan preview langsung (jika tersedia) untuk melihat perubahan sebelum menyimpan.
Tab Code Installation
Tab Code Installation menyediakan kode embed yang perlu Anda tambahkan untuk memasang widget chat di website.

- Navigasi ke tab Code Installation.
- Salin snippet kode embed yang ditampilkan di halaman.
- Tempel kode tersebut ke HTML website Anda.
Kode embed berisi Widget ID unik Anda dan memuat script widget chat Chatmo. Formatnya kurang lebih seperti ini:
Code
Kode embed bersifat unik untuk channel Web Chat Anda. Nilai accessKey menghubungkan widget di website Anda ke inbox Chatmo yang spesifik. Jangan bagikan kode ini ke pihak yang tidak berwenang.
Instalasi di Berbagai Platform
Website HTML Biasa
Tempel kode embed langsung sebelum tag penutup </body>:
Code
WordPress
Opsi A: Menggunakan plugin (direkomendasikan)
- Install plugin seperti "WPCode" atau "Insert Headers and Footers" dari direktori plugin WordPress.
- Buka halaman pengaturan plugin.
- Tempel kode embed Chatmo ke bagian Footer Scripts.
- Simpan.
Opsi B: Mengedit tema langsung
- Di WordPress admin, buka Appearance > Theme File Editor.
- Buka file
footer.php. - Tempel kode embed tepat sebelum tag penutup
</body>. - Klik Update File.
Mengedit file tema secara langsung berarti perubahan Anda akan tertimpa saat tema diperbarui. Menggunakan plugin atau child theme adalah pendekatan yang lebih aman untuk jangka panjang.
Shopify
- Di Shopify admin, buka Online Store > Themes.
- Klik Actions > Edit Code pada tema aktif.
- Di folder Layout, buka
theme.liquid. - Tempel kode embed tepat sebelum tag penutup
</body>. - Klik Save.
Wix
- Di Wix editor, klik Settings di menu kiri.
- Buka Custom Code di bagian Advanced.
- Klik Add Custom Code.
- Tempel kode embed Chatmo.
- Atur placement ke Body - end dan terapkan ke All pages.
- Klik Apply dan publish website Anda.
React / Next.js
Tambahkan script menggunakan hook useEffect di komponen layout Anda:
Code
Sertakan <ChatmoWidget /> di komponen layout utama Anda.
Google Tag Manager
- Di Google Tag Manager, buat Tag baru.
- Pilih Custom HTML sebagai tipe tag.
- Tempel kode embed Chatmo.
- Atur trigger ke All Pages.
- Simpan dan publish container.
Tab Settings
Tab Settings menyediakan opsi konfigurasi lanjutan untuk channel Web Chat.

Akses dengan menavigasi ke tab Settings di halaman detail channel. Opsi yang tersedia mencakup pengaturan level channel yang mengontrol perilaku dan fitur lanjutan untuk widget Web Chat.
AI Agent dan Auto-Reply
Semua respons otomatis di Web Chat ditangani melalui sistem AI Agent.
Cara kerjanya:
- Buat dan konfigurasi AI Agent di bagian AI Agent pada dashboard Chatmo.
- Tetapkan AI Agent ke channel Web Chat Anda menggunakan dropdown di tab Overview atau saat pembuatan channel.
- AI Agent menangani penyambutan pengunjung, menjawab pertanyaan umum, dan mengelola percakapan saat tidak ada agen manusia yang tersedia.
- Untuk menonaktifkan respons otomatis, pilih AI Agent Off dari dropdown.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengaturan dan konfigurasi AI Agent, lihat dokumentasi AI Agent.
Preview Widget
Setelah mengonfigurasi pengaturan Builder, Anda bisa melihat preview tampilan widget kepada pengunjung.

Preview menampilkan semua konfigurasi Persona, Login Form, dan Room Designer sehingga Anda bisa memverifikasi tampilan sebelum menginstal widget di website.
Pengujian Widget
Setelah menginstal kode embed di website, verifikasi bahwa semuanya berfungsi dengan benar:
- Buka website Anda di jendela browser incognito atau private untuk menghindari versi cache.
- Periksa tombol chat -- pastikan muncul di posisi yang benar (sesuai pengaturan Widget Position).
- Klik tombol chat untuk membuka widget.
- Verifikasi login form -- jika diaktifkan, isi formulir pra-chat dan submit.
- Kirim pesan percobaan dari widget.
- Periksa inbox Chatmo -- pastikan pesan percobaan muncul.
- Balas dari Chatmo dan verifikasi respons muncul di widget di website Anda.
- Uji di mobile -- buka website di ponsel atau resize browser untuk memeriksa perilaku responsif.
Minta seseorang di luar tim Anda untuk menguji widget dari perangkat dan jaringan yang berbeda. Ad blocker, ekstensi browser, dan konfigurasi jaringan kadang bisa memengaruhi perilaku widget dengan cara yang tidak terlihat dari perangkat Anda sendiri.
Best Practices
-
Buat formulir login tetap minimal -- Name dan Email biasanya sudah cukup. Setiap field wajib tambahan mengurangi jumlah pengunjung yang memulai percakapan.
-
Sesuaikan dengan brand -- Gunakan Room Designer untuk menyelaraskan warna, font, dan posisi widget dengan desain website Anda. Tampilan yang konsisten membangun kepercayaan.
-
Pilih posisi widget yang tepat -- Bottom-right adalah posisi paling umum dan diharapkan. Pastikan tombol chat tidak menimpa elemen penting seperti tombol "Beli Sekarang" atau navigasi.
-
Gunakan persona agen yang mudah dikenali -- Atur Agent Name yang ramah dan foto profesional atau avatar. Pengunjung lebih banyak berinteraksi dengan widget yang terasa personal.
-
Konfigurasi AI Agent Anda -- AI Agent yang ditetapkan memastikan pengunjung mendapat respons langsung bahkan saat agen manusia sedang offline. Ini mencegah leads pergi tanpa jawaban.
-
Uji di berbagai perangkat -- Selalu verifikasi widget di desktop, tablet, dan mobile. Periksa bahwa font terbaca, warna ditampilkan dengan benar, dan widget tidak mengganggu layout website.
Langkah Selanjutnya
- Lihat Ringkasan Channel untuk melihat semua opsi integrasi yang tersedia.
- Pelajari cara mengelola percakapan masuk di bagian Fitur Chat.
- Hubungkan channel tambahan seperti WhatsApp atau Instagram untuk cakupan multi-channel.
