Telegram dikenal dengan kecepatan, fitur privasi, dan ekosistem bot yang kuat. Dengan mengintegrasikan Telegram ke Chatmo, Anda menghubungkan bot Telegram ke inbox dan mengelola semua percakapan bot bersama channel lainnya -- langsung dari dashboard.

Cara Kerja Integrasi
Tidak seperti WhatsApp atau Instagram, Telegram tidak terhubung melalui akun pribadi atau halaman bisnis. Sebagai gantinya, Anda membuat Telegram bot -- akun otomatis khusus di Telegram -- lalu menghubungkannya ke Chatmo menggunakan API token. Ketika pelanggan mengirim pesan ke bot Anda, pesan tersebut muncul di inbox Chatmo. Ketika agen Anda membalas dari Chatmo, pelanggan melihat balasan sebagai pesan dari bot di Telegram.
Meski disebut "bot," yang merespons sebenarnya adalah agen manusia Anda. Bot hanyalah mekanisme pengiriman. Pelanggan berinteraksi dengannya sama seperti kontak Telegram biasa.
Satu bot Telegram hanya bisa memiliki satu webhook aktif pada satu waktu. Jika bot Anda sudah terhubung ke layanan lain, Anda harus memutuskan koneksi tersebut sebelum menghubungkan ke Chatmo.
Persyaratan
Sebelum memulai, pastikan Anda sudah menyiapkan:
- Akun Telegram di ponsel atau desktop
- Bot Telegram yang dibuat melalui BotFather (lihat langkah berikutnya)
- Token bot yang diberikan oleh BotFather
- Akun Chatmo aktif dengan akses ke dashboard
- (Opsional) AI Agent yang sudah dikonfigurasi di Chatmo jika Anda ingin respons otomatis
Langkah 1: Membuat Bot Telegram via BotFather
BotFather adalah bot resmi Telegram untuk membuat dan mengelola bot. Jika Anda sudah memiliki bot dan tokennya, langsung ke Langkah 2.

- Buka Telegram di ponsel atau desktop Anda.
- Cari
@BotFatherdi kolom pencarian Telegram dan buka chatnya. - Kirim perintah
/newbot. - BotFather meminta nama tampilan untuk bot Anda. Ini yang akan dilihat pengguna di daftar kontak mereka. Pilih nama yang mudah dikenali, seperti "CS Toko Saya" atau "Bantuan MyStore."
- Selanjutnya, masukkan username untuk bot. Username harus diakhiri dengan kata
bot(contoh:tokosaya_botatauCSMyStoreBot). Username harus unik di seluruh Telegram. - BotFather merespons dengan konfirmasi dan token bot -- string panjang yang terlihat seperti
123456:ABC-DEF1234ghIkl-zyx57W2v1u123ew11. Token ini adalah kunci API bot Anda.
Jaga kerahasiaan token bot Anda. Siapa pun yang memiliki token ini bisa mengendalikan bot Anda. Jika Anda mencurigai token telah bocor, gunakan perintah /revoke di BotFather untuk membuat token baru, lalu segera perbarui di Chatmo.
Kustomisasi Bot (Opsional)
Selagi masih chat dengan BotFather, Anda bisa mempersonalisasi bot sebelum menghubungkannya ke Chatmo:
/setdescription-- tambahkan deskripsi yang muncul saat pengguna membuka profil bot/setabouttext-- atur teks singkat "About" yang terlihat di halaman info bot/setuserpic-- upload foto profil untuk bot (gunakan logo perusahaan Anda)/setcommands-- tentukan perintah slash kustom (contoh:/start,/help)
Bot dengan foto profil, deskripsi yang jelas, dan perintah terstruktur terlihat jauh lebih profesional dan tepercaya dibanding bot tanpa identitas. Luangkan beberapa menit untuk mengaturnya.
Langkah 2: Menghubungkan Bot ke Chatmo
Dengan token bot Anda siap, menghubungkan ke Chatmo hanya butuh waktu sekitar satu menit.
- Di sidebar Chatmo, klik Channel.

-
Pilih Telegram dari sidebar kategori channel di sebelah kiri.
-
Klik tombol untuk menambahkan bot Telegram baru. Formulir pembuatan muncul dengan tiga field:

- Channel Name -- Beri nama deskriptif untuk channel Anda (contoh: "Support Bot" atau "Telegram Sales").
- Bot Token -- Tempel token bot yang Anda terima dari BotFather. Field ini ditampilkan seperti password untuk keamanan.
- AI Agent -- Dropdown searchable dengan pagination. Pilih AI Agent untuk menangani respons otomatis, atau pilih "AI Agent Off" untuk menonaktifkan auto-reply.
-
Klik Create Channel.
-
Chatmo memverifikasi token dan membuat koneksi ke API Telegram. Setelah dibuat, channel muncul di daftar channel Telegram Anda.
-
Klik channel yang baru dibuat untuk membuka halaman detail channel.
Auto-reply dikonfigurasi melalui dropdown AI Agent saat pembuatan channel. Untuk mengatur respons otomatis, buat dan konfigurasi AI Agent terlebih dahulu, lalu pilih saat membuat channel.
Halaman Detail Channel
Setelah channel dibuat, Anda bisa mengelola semua pengaturannya dari halaman detail channel.

Konfigurasi Channel
- Channel Name -- Field teks yang bisa diedit. Perbarui nama tampilan channel kapan saja.
- Channel Status -- Toggle antara Active dan Inactive. Saat inactive, channel berhenti menerima pesan.
- Chat Link -- Link read-only dalam format
https://t.me/usernamebotyanda. Bagikan link ini agar pelanggan bisa memulai percakapan dengan bot Anda.
Konfigurasi Bot

- Bot Token -- Ditampilkan sebagai field password yang ter-mask. Klik tombol Edit Token untuk mengaktifkan pengeditan inline. Setelah mengubah, klik Save Token untuk mengonfirmasi atau Cancel untuk membatalkan.
- Bot Username -- Read-only. Menampilkan username Telegram bot.
- Bot Name -- Read-only. Menampilkan nama tampilan bot seperti yang diatur di BotFather.
Penugasan AI Agent
- AI Agent -- Dropdown searchable dengan pagination. Ubah AI Agent yang ditugaskan kapan saja, atau pilih "OFF" untuk menonaktifkan auto-reply berbasis AI.
Setelah melakukan perubahan, klik Save Changes untuk menerapkannya.
Bagikan chat link bot Anda (https://t.me/usernamebotyanda) di website, media sosial, tanda tangan email, dan materi marketing. Pelanggan tidak bisa menggunakan bot Anda jika mereka tidak tahu keberadaannya.
Tipe Pesan yang Didukung
Telegram mendukung berbagai tipe pesan. Berikut yang bisa digunakan melalui integrasi Chatmo:
| Tipe Pesan | Masuk (dari pelanggan) | Keluar (dari agen) |
|---|---|---|
| Teks | Ya | Ya |
| Gambar | Ya | Ya |
| Video | Ya | Ya |
| Audio | Ya | Ya |
| Voice Message | Ya | Ya |
| Dokumen / File | Ya | Ya |
| Stiker | Ya | Tidak |
| Lokasi | Ya | Tidak |
| Kontak | Ya | Tidak |
| Poll | Ya | Tidak |
Stiker, berbagi lokasi, kontak, dan poll yang dikirim pelanggan akan diterima dan ditampilkan di inbox Chatmo. Namun, agen tidak bisa mengirim tipe pesan ini balik melalui Chatmo.
Perintah Bot
Bot Telegram mendukung perintah -- pesan khusus yang diawali / untuk memicu aksi tertentu. Perintah muncul sebagai menu saat pelanggan mengetik / di chat bot, memberikan cara terstruktur untuk berinteraksi.
Mengatur Perintah via BotFather
- Chat dengan @BotFather di Telegram.
- Kirim
/setcommands. - Pilih bot Anda.
- Kirim daftar perintah dalam format:
Code
- BotFather mengonfirmasi bahwa perintah sudah diatur.
Menangani Perintah di Chatmo
Saat pelanggan mengirim perintah, pesan tersebut muncul sebagai pesan biasa di inbox Chatmo. Agen Anda (atau AI Agent, jika ditugaskan) bisa merespons sesuai kebutuhan. Contoh:
/start-- agen menyambut pelanggan/contact-- agen tahu pelanggan ingin berbicara dengan manusia/status-- agen mencari status pesanan pelanggan
Penanganan Group Chat
Bot Telegram bisa ditambahkan ke group chat. Saat bot Anda berada di grup, pesan dari grup tersebut muncul sebagai percakapan di inbox Chatmo.
Secara default, bot di grup hanya melihat pesan yang langsung menyebut bot (menggunakan @namabotyanda) atau pesan yang merupakan balasan ke pesan bot. Ini dikendalikan oleh privacy mode Telegram.
Mengaktifkan Akses Semua Pesan Grup
Untuk menerima semua pesan grup (bukan hanya mention):
- Chat dengan @BotFather.
- Kirim
/setprivacy. - Pilih bot Anda.
- Pilih Disable (ini menonaktifkan privacy mode, artinya bot melihat semua pesan di grup).
Menonaktifkan privacy mode berarti setiap pesan di grup masuk ke inbox Chatmo, yang bisa sangat membebani untuk grup yang aktif. Hanya nonaktifkan jika Anda benar-benar perlu memantau semua pesan grup. Untuk kebanyakan use case support, menjaga privacy mode tetap aktif dan mengharuskan @ mention adalah pendekatan yang lebih baik.
Troubleshooting
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Token bot ditolak | Token salah atau kedaluwarsa | Salin token dari BotFather lagi. Gunakan /token untuk melihatnya, atau /revoke untuk membuat yang baru. |
| Pesan tidak muncul di inbox | Bot terhubung ke layanan lain | Bot Telegram hanya bisa punya satu webhook. Putuskan koneksi dari layanan lain terlebih dahulu. |
| Tidak bisa mengirim gambar atau file | File melebihi batas ukuran API | Bot API Telegram mendukung file hingga 50 MB untuk pengiriman. Kompres atau kurangi ukuran file. |
| Pesan grup tidak terlihat | Privacy mode aktif | Gunakan /setprivacy di BotFather untuk menonaktifkannya, atau instruksikan anggota grup untuk mention bot dengan @. |
| Channel tidak menerima pesan | Status channel diatur ke Inactive | Buka halaman detail channel dan ubah status ke Active. |
| Auto-reply tidak berfungsi | Tidak ada AI Agent yang ditugaskan | Tugaskan AI Agent dari halaman detail channel atau saat pembuatan channel. |
| Bot tampak offline | Token direvoke atau masalah jaringan | Periksa status channel di Chatmo. Jika terputus, perbarui token melalui tombol Edit Token di halaman detail. |
Best Practices
-
Beri bot identitas profesional -- Upload logo perusahaan sebagai foto profil bot, tulis deskripsi yang jelas, dan pilih nama yang mudah dikenali. Kesan pertama itu penting.
-
Tentukan perintah yang berguna -- Menu perintah yang terstruktur membantu pelanggan menemukan jawaban sendiri. Sertakan perintah untuk pertanyaan umum seperti jam bisnis, FAQ, dan status pesanan.
-
Gunakan AI Agent untuk auto-reply -- Tugaskan AI Agent ke channel Telegram Anda agar pelanggan selalu mendapat respons cepat, bahkan saat tim Anda tidak tersedia atau di luar jam kerja.
-
Jaga privacy mode tetap aktif untuk grup -- Kecuali Anda benar-benar perlu memantau semua pesan grup, biarkan privacy mode aktif. Ini mengurangi kebisingan di inbox dan menghormati privasi anggota grup.
-
Promosikan bot Anda -- Bagikan chat link bot di website, media sosial, dan materi marketing. Pelanggan tidak bisa menggunakan bot Anda jika mereka tidak mengetahuinya.
Langkah Selanjutnya
- Untuk mengatur respons otomatis, pelajari cara mengonfigurasi AI Agent dan menugaskannya ke channel Anda.
- Pasang Web Chat di website Anda, atau lihat semua opsi channel di Ringkasan Channel.
