Membuat AI Agent di Chatmo tidak membutuhkan keahlian teknis khusus. Prosesnya cukup intuitif β Anda cukup mengikuti langkah-langkah konfigurasi, memberikan instruksi yang jelas, dan AI Agent siap melayani pelanggan. Panduan ini akan membimbing Anda dari awal sampai Agent aktif dan berjalan.
Langkah-Langkah Pembuatan Agent
1. Navigasi ke Bagian AI Agent
Dari sidebar Chatmo, klik menu AI Agent. Anda akan melihat halaman daftar Agent yang menampilkan semua Agent yang sudah dibuat di organisasi Anda. Jika ini pertama kalinya, daftar ini masih kosong.

2. Klik "Buat Agent Baru"
Klik tombol Buat Agent Baru di bagian atas halaman. Modal pembuatan Agent akan muncul untuk memandu Anda memulai konfigurasi.

3. Konfigurasi Nama dan Deskripsi
Pada tab General, Anda akan menemukan kartu Agent Identity yang berisi kolom nama dan deskripsi. Beri Agent Anda identitas yang jelas:
- Nama Agent β Nama ini akan terlihat secara internal oleh tim Anda (misalnya "Agent CS Tokopedia" atau "Sales Bot"). Gunakan nama yang langsung menggambarkan fungsinya.
- Deskripsi β Jelaskan secara singkat tujuan Agent ini. Contoh: "Menangani pertanyaan umum pelanggan tentang produk dan proses pemesanan di Tokopedia."

Nama dan deskripsi Agent tidak terlihat oleh pelanggan, jadi tulislah untuk keperluan internal tim. Yang penting, ketika ada 5 Agent di daftar, siapa pun di tim bisa langsung tahu mana yang menangani apa.
4. Setup Perilaku AI (Behavior Prompt)
Ini adalah bagian terpenting dari seluruh proses. Di bagian AI Behavior, Anda akan menemukan kolom behavior prompt (textarea) yang menentukan bagaimana AI Agent berperilaku β termasuk bahasa yang digunakan, nada bicara, cara menjawab, batasan-batasannya, dan apa yang harus dilakukan dalam situasi tertentu.
Pikirkan behavior prompt sebagai "buku panduan karyawan baru." Semakin jelas instruksinya, semakin baik hasilnya.

Contoh system prompt yang baik:
Code
Tips menulis system prompt:
| Aspek | Lakukan | Hindari |
|---|---|---|
| Peran | Jelaskan siapa Agent ini dan untuk bisnis apa | Membiarkan peran tidak jelas |
| Nada bicara | Tentukan gaya komunikasi spesifik | Hanya menulis "jadilah ramah" |
| Batasan | Sebutkan secara eksplisit apa yang tidak boleh dilakukan | Mengasumsikan Agent tahu batasannya sendiri |
| Skenario khusus | Berikan instruksi untuk situasi tertentu | Hanya menulis instruksi umum |
| Informasi penting | Sertakan fakta kunci tentang bisnis Anda | Berasumsi Agent sudah tahu semuanya |
Jangan menyertakan informasi sensitif seperti password, API key, atau data internal rahasia di dalam system prompt. Informasi di system prompt berpotensi terpapar ke pelanggan dalam situasi tertentu.
5. Konfigurasi Pesan Selamat Datang
Pada bagian Messages, Anda bisa mengatur pesan selamat datang dan gambar selamat datang. Pesan selamat datang adalah pesan pertama yang dikirim AI Agent ketika pelanggan memulai percakapan baru. Pesan ini memberikan kesan pertama, jadi buatlah yang hangat dan informatif.

Contoh pesan selamat datang yang efektif:
Code
Pesan selamat datang yang baik:
- Menyapa pelanggan dengan ramah
- Memperkenalkan diri sebagai asisten virtual (transparansi)
- Memberikan gambaran singkat tentang apa yang bisa dibantu
- Mengakhiri dengan pertanyaan terbuka untuk memulai percakapan
6. Atur Bahasa dan Nada Respons (di Behavior Prompt)
Bahasa dan nada respons AI Agent dikonfigurasi langsung di dalam behavior prompt pada langkah 4, bukan sebagai pengaturan terpisah. Di dalam behavior prompt, Anda menuliskan instruksi tentang bahasa, kepribadian, dan gaya komunikasi yang diinginkan.
Contoh instruksi bahasa dan nada di behavior prompt:
Code
Beberapa hal yang bisa Anda atur di dalam behavior prompt untuk bahasa dan nada:
- Bahasa utama β Tentukan bahasa default yang digunakan Agent. Contoh: "Selalu jawab dalam bahasa Indonesia kecuali pelanggan menggunakan bahasa lain."
- Gaya komunikasi β Tentukan apakah Agent berbicara formal, semi-formal, atau kasual. Contoh: "Gunakan bahasa semi-formal yang ramah."
- Sapaan β Tentukan cara Agent menyapa pelanggan. Contoh: "Sapa pelanggan dengan Kak."
- Dukungan multibahasa β Instruksikan Agent untuk mendeteksi dan merespons dalam bahasa pelanggan secara otomatis.
AI Agent cukup cerdas untuk mendeteksi dan merespons dalam bahasa pelanggan secara otomatis. Namun, menambahkan instruksi bahasa yang jelas di behavior prompt membantu memastikan konsistensi dan pengalaman yang sesuai brand Anda.
7. Konfigurasi Kondisi Transfer (Agent Transfer Conditions)
Di bagian Agent Transfer Conditions, Anda bisa mengatur kapan dan bagaimana AI Agent mengalihkan percakapan ke agen manusia:
- Transfer conditions β Tuliskan kondisi-kondisi yang memicu Agent mengalihkan percakapan ke agen manusia. Contoh: "Alihkan ke agen manusia jika pelanggan meminta berbicara dengan manusia, atau jika keluhan sudah diulang lebih dari 2 kali."
- Stop AI after handoff β Aktifkan toggle ini agar AI Agent berhenti merespons setelah percakapan dialihkan ke agen manusia.
- Silent agent handoff β Aktifkan toggle ini agar proses handoff terjadi tanpa pemberitahuan eksplisit ke pelanggan.

8. Aktifkan/Nonaktifkan Fitur
Sesuaikan fitur-fitur Agent sesuai kebutuhan:
- Handoff ke manusia β Aktifkan agar Agent bisa mengalihkan percakapan ke agen manusia. Sangat disarankan untuk diaktifkan.
- Knowledge base β Aktifkan agar Agent menggunakan basis pengetahuan untuk menjawab pertanyaan. Tanpa ini, Agent hanya mengandalkan behavior prompt.
- Tools β Aktifkan jika Anda ingin Agent mengakses tools eksternal (misalnya cek status pesanan).
- Feedback pelanggan β Aktifkan untuk meminta rating dari pelanggan setelah percakapan selesai.
9. Simpan dan Aktifkan
Setelah semua konfigurasi selesai:
- Klik Simpan untuk menyimpan Agent tanpa mengaktifkannya. Agent akan berstatus Draft dan tidak akan merespons pesan pelanggan.
- Atau klik Simpan & Aktifkan untuk langsung mengaktifkan Agent. Agent akan mulai merespons pesan di perangkat yang terhubung.

Sebaiknya simpan sebagai draft dulu, lalu gunakan fitur Pengujian untuk menguji respons Agent sebelum mengaktifkannya untuk pelanggan sungguhan. Ini membantu Anda menangkap masalah sebelum pelanggan mengalaminya.
Menghubungkan Agent ke Perangkat
Setelah Agent dibuat, Anda perlu menghubungkannya ke satu atau beberapa perangkat WhatsApp agar Agent bisa menerima dan merespons pesan:
- Buka halaman detail Agent yang baru dibuat.
- Cari bagian Perangkat Terhubung atau Assigned Devices.
- Pilih perangkat WhatsApp yang ingin ditangani oleh Agent ini.
- Simpan perubahan.
Satu Agent bisa terhubung ke beberapa perangkat, dan satu perangkat bisa memiliki satu Agent yang aktif.
Contoh Konfigurasi Berdasarkan Use Case
Toko Online
Code
Klinik Kesehatan
Code
Jasa Pengiriman
Code
Selanjutnya
Agent Anda sudah dibuat. Langkah selanjutnya untuk membuatnya lebih cerdas:
- Basis Pengetahuan β Tambahkan pengetahuan agar Agent bisa menjawab pertanyaan spesifik tentang bisnis Anda.
- Konfigurasi Tools β Hubungkan tools agar Agent bisa melakukan aksi seperti cek pesanan atau buat tiket.
- Pengujian β Uji Agent secara menyeluruh sebelum mengaktifkannya.
